Jumat, 21 Maret 2014

TUGAS PENYAJIAN DATA BAB II

STATISTIKA ANA LUTFIA RAHAYU TUGAS STATISTIKA , DOSEN : UTARI EVY CAHYANI, SP MM "RINGKASAN PENYAJIAN DATA" PENYAJIAN DATA Penyajian data merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan laporan hasil penelitan yang telah dilakukan agar dapat dipahami dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Data yang disajikan harus sederhana dan jelas agar muda dibaca. Penyajian data juga dimaksudkan agar para pengamat dapat dengan mudah memahami apa yang kita sajikan untuk selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan, dan lain-lain. Tujuan Penyajian Data Tujuan penyajian data adalah: 1. Memberi gambaran yang sistematis tentang peristiwa-peristiwa yang merupakan hasil penelitian atau observasi, 2. Data lebih cepat ditangkap dan dimengerti, 3. Memudahkan dalam membuat analisis data, dan 4. Membuat proses pengambilan keputusan dan kesimpulan lebih tepat, cepat, dan akurat. Cara penyajian data ada tiga macam, yaitu : 1. Narasi, yaitu penyajian data hasil penelitian dalam bentuk kalimat. 2. Tabel, yaitu kumpulan angka-angka yang disusun menurut kategori-kategori. Misalnya berat badan menurut jenis kelamin, jumlah pegawai menurut pendidikan, jumlah penjualan menurut jenis barang dan daerah penjualan, dll. Grafik atau Diagram, yaitu gambar-gambar yang menunjukkan secara visual data berupa angka atau simbol-simbol yang biasanya dibuat berdasarkan data dari tabel yang telah dibuat. Narasi Penyajian secara teks adalah penyajian data hasil penelitian dalam bentuk kalimat. Misalnya, penyebaran penyakit malaria di daerah pedesaan pantai lebih tinggi bila dibandingkan dengan penduduk pedesaan pedalaman. Peyajian data dalam bentuk teks merupakan gambaran umum tentang kesimpulan tentang hasil pengamatan. Dalam bidang kesehatan, penyajian dalam bentuk teks hanya digunakan untuk member informasi. Penyajian dalam bentuk teks banyak digunakan dalam bidang sosial, ekonomi, psikologi dan lain-lain, dan berperan sebagai laporan hasil penelitian kualitatif, misalnya, untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang suatu produk yang telah dipasarkan atau penerimaan, pendapat serta kepercayaan masyarakat terhadap suatu program pemerintah atau program pelayanan kesehatan pada masyarakat atau keberadaan petugas kesehatan yang terdapat didaerah. Tabel Ada berbagai bentuk tabel yang dikenal, yaitu : 1. Tabel satu arah (one way table) Yaitu tabel yang memuat keterangan mengenai satu hal atau satu karakteristik saja. Misalnya data indeks prestasi dari 10 mahasiswa. Tabel indeks prestasi dari 10 mahasiswa Subyek Indeks prestasi subyek Indeks prestasi partisipasi didalam kelas A 2,5 1 B 2,8 2 C 2 1 D 3 3 E 3,1 3 F 3,5 4 G 3,2 3 H 3,4 3 I 2,6 2 J 2,1 1 2. Tabel dua arah (two way table) Yaitu tabel yang menunjukkan hubungan dua hal atau dua karakteristik yang berbeda. Misalnya data indeks prestasi mahasiswa yang dipengaruhi oleh partisipasi didalam kelas. Tabel indeks prestasi mahasiswa yang dipengaruhi oleh partisipasi didalam kelas subyek Indeks prestasi partisipasi didalam kelas 3. Tabel tiga arah (three way table) Yaitu tabel yang menunjukkan hubungan tiga hal atau tiga karakteristik yang berbeda. Misalnya data indeks prestasi dan partisipasi didalam kelas yang dipengaruhi oleh status social. Tabel data indeks prestasi dan partisipasi didalam kelas yang dipengaruhi oleh status sosial subyek Indeks prestasi partisipasi didalam kelas Status sosial A 2,5 1 1 B 2,8 2 3 C 2 1 2 D 3 3 3 E 3,1 3 1 F 3,5 4 2 G 3,2 3 3 H 3,4 3 1 I 2,6 2 2 J 2,1 1 3 Grafik/Diagram Grafik data disebut juga diagram data, adalah penyajian data dalam bentuk gambar-gambar. Grafik data biasanya berasal dari tabel dan grafik biasanya dibuat bersama-sama, yaitu tabel dilengkapi dengan grafik. Grafik data sebenarnya merupakan penyajian data secara visual dari data bersangkutan. Dengan grafik dapat memberikan informasi dengan cepat yang dikandung dari sekelompok data dalam bentuk yang ringkas. Diagram biasanya lebih menarik dibandingkan penyajian data dengan menggunakan tabel. Hal ini bisa dimungkinkan karena dengan diagram kita bisa ditambahkan manipulasi warna. Grafik data dibedakan atas beberapa jenis, yaitu : Grafik garis (line chart) Adalah grafik berupa garis, diperoleh dari beberapa ruas garis yang menghubungkan titik-titik pada bidang bilangan. Pada grafik garis digunakan dua garis yang saling berpotongan. Pada garis horizontal (sumbu-X) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya tetap, seperti tahun dan ukuran-ukuran. Pada garis tegak (sumbu-Y) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya berubah-ubah. Contohnya tentang perkembangan volume jumlah kendaraan yang melintasi jalan A dalam kurun waktu pukul 0.00 s/d 19.12 Grafik Batangan (Bar chart) Adalah grafik data berbentuk persegi panjang yang lebarnya sama dan dilengkapi dengan skala atau ukuran sesuai dengan data yang bersangkutan. Setiap batang tidak boleh saling menempel atau melekat antara satu dengan lainnya dan jarak antara setiap batang yang berdekatan harus sama. Ada berbagai bentuk, yaitu : Grafik batangan tunggal (single bar chart), Yaitu grafik yang terdiri dari satu batangan untuk menggambarkan perkembangan (trend) dari suatu karakteristik. Grafik batangan berganda (multiple bar chart), Yaitu grafik yang terdiri dari beberapa garis untuk menggambarkan beberapa hal/kejadian sekaligus. Grafik Lingkaran (Pie chart) Yaitu grafik yang menggambarkan perbandingan nilai-nilai dari suatu karakteristik. Untuk mengetahui perbandingan suatu data terhadap keseluruhan, suatu data lebih tepat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran. Grafik data berupa lingkaran yang telah dibagi menjadi juring-juring sesuai dengan data tersebut. Bagian-bagian dari keseluruhan data tersebut dinyatakan dalam persen atau derajat.

TUGAS peran statistika BAB I


Peran Statistika dalam Penelitian STATISTIK vs STATISTIKA } Stastitik }

 kumpulan data atau fakta-fakta yang disajikan dalam bentuk daftar, Tabel, Grafik, Diagram agar mudah diinterpretasi dan digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu. 
STATISTIKA : } suatu pengetahuan mengenai cara/metode/ teknik pengumpulan data, menganalisis data, menyajikan data guna membuat keputusan-keputusan Statistika dibedakan menjadi dua: 
1.Statistika deskriptif : berkenaan dengan deskripsi data misal dari menghitung rata-rata dan varians dari data mentah, mendeksripsikan menggunakan tabel – tabel atau grafik sehingga data mentah lebih mudah “dibaca” dan lebih bermakna Statistika inferensial : Sedangkan statistika inferensial lebih dari itu misal melakukan pengujian hipotesis melakukan prediksi observasi masa depan atau membuat model regresi. Ø Stastika infrerensial dibedakan menjadi 
2. Statistik Parametrik : yaitu ilmu statistik yang mempertimbangkan jenis sebaran atau distribusi data, yaitu apakah data menyebar secara normal atau tidak. Dengan kata lain, data yang akan dianalisis menggunakan statistik parametrik harus memenuhi asumsi normalitas. Pada umumnya, jika data tidak menyebar normal, maka data seharusnya dikerjakan dengan metode statistik non-parametrik, atau setidak-tidaknya dilakukan transformasi terlebih dahulu agar data mengikuti sebaran normal, sehingga bisa dikerjakan dengan statistik parametrik. Ø Statistik Non-Parametrik : Adalah test yang modelnya tidak menetapkan syarat-syaratnya yang mengenai parameter-parameter populasi yang merupakan induk sampel penelitiannya. Oleh karena itu observasi-observasi independent dan variabel yang diteliti pada dasarnya memiliki kontinuitas. Uji metode non parametrik atau bebas sebaran adalah prosedur pengujian hipotesa yang tidak mengasumsikan pengetahuan apapun mengenai sebaran populasi yang mendasarinya kecuali selama itu kontinu. Populasi vs sampel } 
} Populasi : adalah kumpulan semua elemen yang ada yang akan diobservasi atau diteliti 
} Sampel : adalah himpunan bagian dari populasi } Sampling : adalah cara pengumpulan data dengan mengambil sampel atau contoh dari seluruh anggota populasi } 

DATA Data adalah bentuk jamak dari datum. Data merupakan keterangan-keterangan tentang suatu hal, dapat berupa sesuatu yang diketahui atau dianggap. Data merupakan kumpulan fakta atau angka atau segala sesuatu yang dapat dipercaya kebenarannya sehingga dapat digunakan sebagai dasar menarik suatu kesimpulan. Data dapat dijumpai di berbagai tempat. } Apa itu data yang baik? 

1. representatif (mewakili), 
2. objektif (sesuai dengan apa yang ada atau yang terjadi), 
3. relevan (ada hubungannya dengan persoalan yang sedang dihadapi dan akan dipecahkan), 
4. mempunyai tingkat ketelitian yang tinggi atau standar error ( kesalahan baku ) yang kecil. 

VARIABEL : adalah suatu besaran yang dapat diubah atau berubah sehingga mempengaruhi peristiwa atau hasil penelitian. Dengan menggunakan variabel, kita akan mmeperoleh lebih mudah memahami permasalahan. 
Hal ini dikarenakan kita seolah-olah seudah mendapatkan jawabannya. Biasanya bentuk soal yang menggunakan teknik ini adalah soal counting (menghitung) atau menentuakan suatu bilangan. Dalam penelitian sains, variable adalah bagian penting yang tidak bisa dihilangkan. 
a.Variabel berdasarkan nilainya : Variabel Kategori : yaitu variabel yang dapat diklasifikasi secara pilah (mutually exclusive). Beberapa variabel yang memiliki sifat kategoris antara lain : Jenis kelamin (laki-laki, perempuan), status perkawinan (belum, menikah, janda/duda), warna kulit (putih, hitam, sawo matang), suku (Jawa, Sunda, Batak, Bali, lainnya), dan sebagainya. 
b. Variabel Diskrit : yaitu variabel yang dikumpulkan datanya dengan cara membilang atau mencacah. Sebagai hasil proses membilang, maka data diskrit mempunyai satuan ukuran yang utuh, sehingga tidak memungkinkan data berupa pecahan. 
Contohnya, jumlah anak, jumlah penduduk, usia, jumlah murid, jumlah sekolah, jumlah propinsi, dan sebagainya. 
c. Variabel kontinum : variabel yang datanya terdapat dalam suatu kontinum karena diperoleh dari proses mengukur. 
Misalnya, data variabel berat badan diperoleh dari hasil pengukuran, 
misalnya 10 kg. 
hasil pengukuran tersebut pada dasarnya berada dalam suatu kontinum, mungkin 9,98 kg atau 10,15 kg. data dari variabel kontinum memungkinkan berbentuk pecahan, karena hasil pengukuran berada dalam sebuah kontinum.
 JENIS DATA/SKALA PENGUKURAN Ada 4 macam skala/level hasil pengukuran yang biasa digunakan dalam berbagai penelitian, yaitu: 
} Skala Nominal 
} Skala Ordinal 
} Skala Interval 
} Skala Rasio

Minggu, 09 Maret 2014

data mahasiswa mata kuliah statistika S1 akuntansi B STIESS Kendal

No
NIM
Nama
Hobby
1
2213001
Afifuddin
  nonton
2
2213002
Ana Lutfia Rahayu
nonton film luar
3
2213004
Atika Nur Fathonah
  smsan
4
2213005
Biyadhu Fidhoh
 membaca
5
2213006
Dendi Safaroh
  makan
6
2213009
Edi Riyanto
  pacaran sama vebi(vespa biru)
7
2213010
Fajar Amelia
  membaca
8
2213011
Farkhatussaidah
  membaca
9
2213012
Galih Guliano
  bertanya
10
2213013
Heru Sutopo
  bicala
11
2213014
Imam Turmudi
  membaca
12
2213017
Kharisatul Laeliyah
membaca
13
2213018
Lisa Afrilia
foto
14
2213019
Lisiana Pramesti Utami
makan
15
2213020
Mukti Wibowo
jalan-jalan
16
2213021
Nisa Afida
shopping
17
2213022
Nur Hidayati
memasak
18
2213024
Puji Sugiono
karaoke
19
2213027
Siti Fauzanah
membaca
20
2213028
Siti Marwah
membaca
21
2213029
Siti Masfufah
membaca
22
2213030
Siti Nur Jannah
mengaji
23
2213031
Siti Tohiroh
bersi-bersih
24
2213033
Sumariyah
dandan
25
2213035
Uzlifatul Khoiroh
smsan
26
2213036
Wulidatun Naimah
facebookan
27
2213037
Amalia
chattingan
28
2213038
Dewi Siti Fatimah
narsis
29
2213039
Endang Setianingsih
membaca
30
2213040
Hasan As'ari
membaca
31
2213041
Ika Rokhma Sari
narsis
32
2213042
Inda Rohmatin
binis
33
2213043
Komsatun
menyanyi
34
2213044
M. Khaerudin
merayu
35
2213045
M. Lathifil Anshori
membaca
36
2213046
Mochamad Rifay
tidur
37
2213047
Nur Hidayah
membaca
38
2213048
Rika Chaeriyah
smsan
39
2213049
Ratih Hapsari Handayani
membaca
40
2213050
Retno Kumalasari
membaca
41
2213051
Siti Irawati
foto
42
2213052
Siti Maftukhah
membaca
43
2213053
Ustadzah Umriyah
nonton tipi
44
2213054
Ulfi Zaituni
whatsappan
45
2213055
Ririh Nia Pratusy
membaca
46
2213057
Sri Pitdianti
membaca
47
2213059
Solikhatun
membaca
48
2213061
Ana Afifah
membaca
49
2213062
Aeni Nur Rohmawati
membaca